Mashudi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
TAK ADA LAGI KABAR KETIKA SEMUA KABUR
Anomali di Negeri Sendiri

TAK ADA LAGI KABAR KETIKA SEMUA KABUR

“Kabar burung” bukanlah berita yang terbang dengan sayap, melainkan metafora atas informasi yang tak bertulang: ringan, mudah dibawa angin, dan sering kali kehilangan arah. Ironisnya, pada era yang katanya banjir informasi, justru kita menyaksikan kekeringan makna. Tidak karena kabar minim tersedia, tetapi karena semuanya kabur, sumbernya samar, niatnya tak terang, dan kebenarannya dipertanyakan.

Kabar seharusnya lahir dari kejernihan fakta yang terverifikasi, disampaikan dengan tanggung jawab, dan dapat ditelusuri asal-usulnya. Namun kini, batas antara kabar berita dan kabar burung semakin tipis. Apa yang viral dianggap benar, apa yang ramai diasumsikan legal. Kita hidup dalam ekosistem di mana kecepatan lebih dihargai daripada ketepatan. Akibatnya, kabar bukan lagi jembatan pengetahuan, melainkan kabut yang menyesatkan.

Ketika semua kabar menjadi kabur, yang tersisa hanyalah keraguan kolektif. Orang tidak lagi bertanya “ada kabar apa?”, melainkan “kabar mana yang benar?”. Ini pergeseran berbahaya: dari pencarian kebenaran menuju sekadar pembenaran. Dalam kondisi seperti ini, kepercayaan runtuh perlahan baik kepada pejabat, media, institusi, bahkan kepada sejawat.

Analogi tentang takdir memperdalam persoalan ini. Seseorang yang percaya pada Sang Pengendali akan menemukan ketenangan dalam ketidakpastian. Ia tidak menggantungkan hidupnya pada kabar yang simpang siur. Sebaliknya, mereka yang kehilangan pijakan nilai akan mudah terombang-ambing oleh informasi yang kabur. Tanpa kompas keyakinan, setiap kabar menjadi potensi kegelisahan.

Maka, persoalan utama kita bukan sekadar kurangnya informasi, melainkan krisis kejernihan. Kita membutuhkan literasi, tidak sekadar akses. Kita memerlukan keberanian untuk meragukan, sekaligus kerendahan hati untuk memverifikasi. Jika semua dibiarkan kabur, bukan hanya kabar yang hilang, melainkan arah pelaksanaan tugas profesional kita sendiri. Tabik!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post