Mashudi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
BERTAHAN HINGGA SENJA
Senja selalu kejam meninggalkan terang

BERTAHAN HINGGA SENJA

Tidak semua orang memiliki ketahanan yang sama saat menempuh perjalanan panjang. Ada yang baru menemui tikungan pertama sudah sibuk mengeluh, bahkan memilih berhenti sebelum benar-benar memahami arah yang dituju. Namun ada pula mereka yang tetap berjalan hingga senja mendekat, meski peta yang diberikan tak pernah benar-benar jelas.

Ironisnya, dalam banyak perjalanan, persoalan terbesar bukanlah jauhnya jarak atau beratnya beban. Persoalan justru muncul ketika penentu arah kehilangan kemampuan membaca medan. Kompas kebijakan berputar tanpa kepastian, sementara para pelaksana diminta terus melangkah dengan keyakinan yang semakin menipis. Di titik inilah kebingungan sering dipoles menjadi optimisme, dan kegagalan perlahan dicari pembenarannya.

Terlalu banyak persimpangan yang dilalui tanpa keputusan yang tegas. Setiap hambatan disebut sebagai aral yang tak terduga, seolah kesalahan perencanaan bukan bagian dari persoalan. Tata kelola yang kurang cermat kerap berlindung di balik narasi keadaan. Padahal tidak semua kegagalan lahir dari nasib buruk; sebagian tumbuh dari keputusan yang terlambat, komunikasi yang kabur, atau keberanian yang tak pernah hadir saat dibutuhkan.

Yang paling merugikan adalah ketika pihak pelaksana dan pengambil kebijakan sama-sama menjadi korban. Pelaksana kehilangan kepastian dalam bekerja, sedangkan pengambil kebijakan kehilangan kepercayaan yang seharusnya menjadi modal utama kepemimpinan. Ketika keduanya saling menyalahkan, yang tertinggal hanyalah waktu yang terbuang dan tujuan yang semakin menjauh.

Karena itu, bertahan hingga senja tidak boleh dimaknai sekadar kemampuan untuk tetap berdiri. Bertahan juga berarti berani mengevaluasi langkah, mengakui kekeliruan, dan memperbaiki arah sebelum malam benar-benar datang. Masa lalu bukan untuk diratapi atau ditutupi, melainkan untuk dibaca ulang secara jujur. Sebab hanya dengan kejujuran itulah perjalanan berikutnya memiliki peluang lebih besar untuk sampai ke tujuan.

Senja selalu mengajarkan satu hal: waktu tidak pernah menunggu mereka yang enggan belajar dari kesalahan.

Adioz!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post