SEKILAS WORKSHOP UKS JENJANG SMP 2026
Banyuwangi menjadi tuan rumah Workshop Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Jenjang SMP Tahun 2026 yang berlangsung pada 4–6 Agustus 2026 di El Hotel. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari wilayah Tapal Kuda, meliputi Kabupaten Banyuwangi, Jember, Situbondo, dan Bondowoso.
Workshop diselenggarakan sebagai upaya memperkuat tata kelola UKS di sekolah sekaligus menyelaraskan implementasi berbagai program kesehatan yang kini menjadi perhatian pemerintah. Selama tiga hari, peserta memperoleh pembekalan mengenai panduan implementasi dan tata kelola UKS, Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan kesehatan, serta informasi gizi sebagai bekal untuk diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Mashudi (KS SMPN 3 Genteng) dan Ayu Solekhah (Pelaksana UKS SMPN 3 Genteng) merasa sangat beruntung menjadi bagian dari peserta. "Workshop Penguataan UKS ini sangat penting bagi kami sehingga membuka wawasan bahwa UKS adalah bagian penting yang harus ada dan optimal di sekolah." Kesan Mashudi usai mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini tidak sekadar menambah wawasan, tetapi juga mendorong terjadinya perubahan pola kerja UKS agar lebih adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata terhadap kesehatan murid. UKS diharapkan tidak lagi dipandang sebagai program pelengkap, melainkan menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Penanggung Jawab Karakter, Dr. Catur Budi Santosa, menegaskan bahwa keberhasilan penguatan UKS tidak dapat diwujudkan oleh sekolah semata. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.
"Untuk mengawal UKS, diperlukan keterlibatan dan koordinasi lintas sektor," ujar Dr. Catur Budi Santosa di hadapan para peserta.
Melalui workshop ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan UKS yang lebih berkualitas. Dengan dukungan tata kelola yang baik, pendidikan kesehatan yang berkelanjutan, implementasi Program MBG, serta penyebarluasan informasi gizi yang tepat, sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan kondusif sehingga mendukung tumbuh kembang murid secara optimal.**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
