Maskurdi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
PC Pergunu Pamekasan Hadiri Doa Bersama dan Konsolidasi Nasional PP Pergunu Soroti Keadil
NU MERAWAT JAGAD MEMBANGUN PERADABAN

PC Pergunu Pamekasan Hadiri Doa Bersama dan Konsolidasi Nasional PP Pergunu Soroti Keadil

PAMEKASAN – Mengawali tahun baru 2026 dengan semangat solidaritas dan penguatan organisasi, Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Pamekasan mengikuti agenda penting yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat (PP) Pergunu pada Jumat, 1 Januari 2026.

Acara bertajuk "Doa Bersama, Donasi Korban Bencana, dan Penguatan Organisasi" ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Meski digelar secara virtual, antusiasme peserta sangat tinggi dengan kehadiran jajaran pimpinan Pergunu dari seluruh penjuru Indonesia.

Solidaritas Kemanusiaan: Terkumpul 36 Juta Rupiah

Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah penggalangan dana untuk meringankan beban saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana alam. Berdasarkan laporan panitia di akhir acara, total donasi yang berhasil dikumpulkan dari para pengurus dan anggota Pergunu mencapai Rp36.000.000. Dana ini rencananya akan segera disalurkan melalui jalur resmi organisasi untuk membantu korban di titik-titik bencana.

Isu Strategis: Ketimpangan Kuota PIP dan Nasib PPPK

Dalam sesi penguatan organisasi, muncul diskusi hangat mengenai beberapa persoalan krusial yang dihadapi oleh pendidik di bawah naungan madrasah. PC Pergunu Pamekasan mencatat dua poin utama yang menjadi keresahan nasional:

·       Diskriminasi Program Indonesia Pintar (PIP): Terungkap fakta di lapangan bahwa siswa madrasah seringkali hanya mendapatkan "kuota sisa" dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini dianggap tidak sejalan dengan prinsip keadilan pendidikan nasional.

·       Kuota PPPK Guru Madrasah: Forum menyoroti minimnya alokasi kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru madrasah. Pergunu mendesak pemerintah agar memberikan porsi yang lebih layak dan berkeadilan bagi para guru yang telah berdedikasi di lembaga pendidikan Islam.

Komitmen PC Pergunu Pamekasan

Pimpinan Cabang Pergunu Pamekasan hadir secara penuh dan mengikuti jalannya diskusi hingga tuntas. Keikutsertaan ini merupakan bentuk kepatuhan organisatoris sekaligus upaya untuk membawa aspirasi guru-guru NU di Pamekasan ke tingkat pusat.

"Kami tetap solid searah dengan instruksi Pimpinan Pusat. Masalah PIP dan PPPK adalah marwah perjuangan kita bersama untuk memastikan tidak ada lagi dikotomi antara pendidikan umum dan madrasah," ujar perwakilan pengurus PC Pergunu Pamekasan di sela-sela kegiatan.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi para guru pejuang aswaja di seluruh Indonesia

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post