Takjil Diserbu, Berkah Mengalir! Aksi Seru Lazisnu PAC Pademawu di Jumat Penuh Cinta
Jum’at sore yang biasanya penuh lalu-lalang kendaraan di kawasan Bunder depan Kantor MWC NU Pademawu, mendadak berubah jadi “lautan takjil” yang penuh kehangatan. Tanggal 13 Maret 2026, suasana Ramadhan 1447 H terasa makin hidup dengan hadirnya Program Solidaritas Ramadhan: Bagi-bagi Takjil yang digelar oleh pasukan penuh semangat dari Lazisnu PAC Pademawu.
Belum juga adzan Maghrib berkumandang, eh… warga sudah berdatangan! Bukan hanya yang lewat, tapi ada juga yang sengaja “belok kanan dikit” demi mendapatkan berkah takjil. Bahkan, beberapa pengendara rela turun dari motornya—mungkin dalam hati berkata, “Ini bukan sekadar takjil, ini rezeki dari langit yang mampir lewat Lazisnu!”
Tim Lazisnu PAC Pademawu pun tak kalah sigap. Dengan senyum khas warga NU—yang manisnya mengalahkan kolak pisang—mereka menyapa setiap orang yang datang. Ada yang sambil bercanda, ada yang sambil guyon ringan, pokoknya suasana jadi cair, hangat, dan penuh kekeluargaan.
“Ini bukan bagi-bagi takjil biasa, ini bagi-bagi bahagia!” celetuk salah satu relawan, yang langsung disambut tawa kecil dari warga.
Tak heran kalau suasana jadi riuh tapi menyenangkan. Warga yang menerima takjil tampak sumringah. Ada yang mengucapkan terima kasih dengan tulus, ada juga yang sambil tersenyum lebar seperti baru dapat THR lebih awal. MasyaAllah, sederhana tapi penuh makna.
Kegiatan ini sendiri bukan hal baru. Sudah menjadi rutinitas setiap Ramadhan, Lazisnu PAC Pademawu terus menebar manfaat di tengah masyarakat. Istiqamah dalam berbagi, ringan tangan dalam membantu—itulah ciri khas yang terus dijaga.
Di tengah hiruk pikuk jalan raya, terselip pelajaran berharga: bahwa berbagi itu tak harus menunggu kaya, cukup punya hati yang lapang dan niat yang tulus. Seperti kata pepatah ala warga NU, “Sing penting ikhlas, berkah bakal ngikut!”
Menjelang Maghrib, takjil pun ludes. Warga pulang dengan hati senang, relawan pun pulang dengan hati tenang. Karena sejatinya, yang dibagikan bukan hanya makanan pembuka, tapi juga kebahagiaan yang mengenyangkan jiwa.
Ramadhan memang penuh berkah, apalagi kalau dibarengi dengan aksi nyata seperti ini. Semoga istiqamah, dan semoga makin banyak yang ‘terserbu’… bukan karena lapar saja, tapi karena cinta dan kebersamaan.



Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
