DARI DRAMA PIPA AIR MENUJU DRAMA RAPAT PCNU
Pamekasan, 1 Mei 2026 — Ketua PC SNNU Pamekasan menghadiri pertemuan penting yang digelar oleh PCNU Pamekasan bersama seluruh lembaga, badan khusus, dan banom di Aula Kantor PCNU Pamekasan. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi awal untuk menyusun arah program kerja ke depan.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua PCNU Pamekasan yang baru, Kyai Muhclis Nasir, yang tampak penuh semangat menyapa seluruh jajaran pengurus. Jalannya kegiatan dikomandoi dengan penuh khidmat (dan sesekali santai) oleh Wakil Ketua, Kyai Iksan, yang sukses menjaga ritme acara tetap tertib namun tidak kaku.
Agenda utama pertemuan adalah pemaparan rencana program dari masing-masing lembaga, badan khusus, dan banom. Satu per satu ketua lembaga dan banom dipanggil ke depan untuk menyampaikan rencana kerja mereka yang nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Kerja PCNU Pamekasan pada 31 Mei 2026.
Suasana berlangsung serius tapi tetap hangat. Para peserta tampak antusias menyampaikan ide dan gagasan, mulai dari program keumatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Namun… di balik semua itu, ada satu “kisah unik” yang patut dicatat dalam reportase ini.
Ketua PC SNNU Pamekasan, yang hadir dengan penuh pengorbanan (secara harfiah), harus meninggalkan “proyek penting” di rumahnya. Sebelum berangkat, beliau sedang berjibaku memperbaiki pipa paralon dari sumur ke jedding musholla yang mendadak tidak berfungsi. Penyebabnya cukup dramatis: pipa tersebut “gugur di medan kerja” akibat terkena cangkul tukang yang sedang memperbaiki rumah tetangganya.
Dengan kondisi air yang macet total dan pekerjaan yang belum tuntas, beliau tetap memilih berangkat demi menghadiri undangan penting PCNU. Sebuah bentuk dedikasi yang… ya, bisa dibilang antara pengabdian dan pasrah.
Sayangnya, setelah menunggu dengan penuh harap dan sedikit rasa lelah (ditambah bayangan pipa bocor di rumah), momen yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang. SNNU tidak dipanggil, tidak ditanyakan, bahkan mungkin… terlupakan dalam daftar pemaparan program.
Di tengah jalannya acara yang terus bergulir, Ketua SNNU hanya bisa tersenyum tipis—antara sabar, heran, dan mungkin sedikit dialog batin:
"Saya ini hadir sebagai peserta atau penonton, ya?"
Meski demikian, beliau tetap mengikuti acara hingga selesai dengan penuh kesabaran dan jiwa besar. Sebab dalam organisasi, kadang yang diuji bukan hanya program kerja, tapi juga kekuatan hati… dan daya tahan terhadap kejadian tak terduga.
Acara pun ditutup dengan harapan besar bahwa seluruh rencana program yang telah disampaikan dapat dibahas secara matang dalam Musyawarah Kerja mendatang.
Sementara itu, di sisi lain kota… sebuah pipa paralon mungkin masih menunggu untuk diselamatkan.
Capek? Jelas.
Lucu? Pasti.
Berarti? Tetap luar biasa.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
