PERGUNU PAMEKASAN HADIRI PELANTIKAN PCNU PAMEKASAN
Menghadiri Pelantikan PCNU Pamekasan Masa Khidmat 2026–2031
Sabtu malam Ahad, 17 Mei 2026, bertempat di Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan Pamekasan, berlangsung pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pamekasan (PCNU Pamekasan) masa khidmat 2026–2031. Acara ini berjalan dengan khidmat, meriah, dan tertib, serta dihadiri berbagai unsur pengurus NU, badan otonom, dan lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Pamekasan (PC PERGUNU Pamekasan) hadir sebagai undangan resmi. Delegasi yang hadir yaitu:
Nur Kholis, M.Pd (Ketua) Maskurdi, M.Pd (Sekretaris)Kehadiran keduanya merupakan bentuk partisipasi aktif PC PERGUNU dalam mendukung agenda besar organisasi NU di tingkat cabang.
Peristiwa “Salah Kursi yang Penuh Keyakinan”
Dalam sebuah acara besar yang melibatkan pengurus yang akan dilantik, biasanya terdapat pengaturan tempat duduk yang sudah tertata rapi. Namun pada pelaksanaan ini, tidak ditemukan penanda khusus yang membedakan antara kursi tamu undangan dan kursi pengurus yang akan dilantik.
Di sinilah cerita menarik terjadi.
Tanpa banyak kecurigaan, delegasi PC PERGUNU Pamekasan dengan penuh percaya diri mengambil posisi duduk yang tampak strategis dan “layak secara visual organisasi”. Tanpa disadari, kursi tersebut ternyata adalah area khusus bagi pengurus yang akan dilantik dari lingkungan PCNU, badan otonom, dan badan khusus.
Secara metodologis, dapat disebut terjadi kesalahan klasifikasi spasial dalam penempatan partisipan acara.
Momen “Instruksi Berdiri yang Tidak Mengena”
Ketika acara pelantikan dimulai dan seluruh calon pengurus diminta berdiri untuk prosesi, hampir seluruh ruangan bergerak serentak. Namun terdapat dua individu yang tetap tenang dan stabil di tempat duduknya—yaitu perwakilan PC PERGUNU Pamekasan.
Situasi ini sempat menimbulkan suasana “hening sesaat yang penuh tanda tanya” di area sekitar. Namun keduanya tetap bersikap tenang, profesional, dan tidak menunjukkan kepanikan berlebih, sambil menunggu alur acara berjalan hingga selesai.
Ending yang Damai: Konsumsi Tetap Aman
Meski sempat terjadi kekeliruan posisi duduk, seluruh rangkaian acara tetap diikuti hingga akhir dengan tertib. Hal yang paling penting—dan patut dicatat dalam laporan lapangan—adalah bahwa PC PERGUNU Pamekasan tetap memperoleh hak yang sama dalam aspek logistik acara, yaitu dus konsumsi tetap diterima secara adil dan merata.
Penutup
Kejadian ini menjadi pengingat ringan namun penting bahwa dalam acara besar organisasi seperti pelantikan PCNU Pamekasan (PCNU Pamekasan), ketelitian dalam membaca denah tempat duduk bisa menjadi faktor krusial dalam manajemen partisipasi.
Namun di balik sedikit kekeliruan teknis tersebut, semangat kebersamaan tetap terjaga. Dan pada akhirnya, semua kembali pada satu prinsip sederhana dalam dunia organisasi:
yang penting hadir, ikut khidmat, dan tidak pulang tanpa konsumsi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
