Maskurdi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Muslimat NU Pademawu MC Profesional, Sound Jernih, Albanjari Rancak, Lora Hampir Berjoget
NU MERAWAT JAGAD MEMBANGUN PERADABAN

Muslimat NU Pademawu MC Profesional, Sound Jernih, Albanjari Rancak, Lora Hampir Berjoget

Pademawu, 6 September 2026* — Ada yang berbeda dari suasana kegiatan rutin *Khitobah Training PAC Muslimat NU Pademawu* pada Ahad, 6 September 2026. Bertempat di halaman Kantor MWCNU Pademawu, kegiatan kali ini sekaligus menjadi momentum memperingati *Harlah Nabi Muhammad SAW, bertepatan dengan giliran **PR Muslimat NU Desa Buddagan* sebagai pelaksana kegiatan.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah, khidmat, dan—yang paling penting—tetap dalam suasana khas Nahdlatul Ulama: religius, guyub, penuh kekeluargaan, tetapi sesekali diselingi suasana yang membuat peserta tersenyum.

Hadir dalam kegiatan tersebut *Ketua Muslimat NU Cabang Pamekasan, jajaran pengurus PAC Muslimat NU Pademawu, serta para pengurus inti PR Muslimat NU se-Kecamatan Pademawu. Turut hadir sebagai undangan khusus **Ketua dan Sekretaris MWCNU Pademawu*.

Kehadiran para pengurus dari berbagai tingkatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Khitobah Training bukan sekadar agenda rutin organisasi. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan, silaturahmi, sekaligus penguatan kapasitas kader Muslimat NU dalam menjalankan peran sosial-keagamaan di tengah masyarakat.

Satu hal yang cukup mencuri perhatian dalam kegiatan kali ini adalah penampilan *Master of Ceremony (MC)* yang terbilang bagus dan profesional.

Alur acara terasa tertata, pembawaan MC komunikatif, dan setiap mata acara dapat dipandu dengan baik. Tidak ada suasana "MC sedang mencari-cari kertas acara", apalagi jeda panjang yang biasanya membuat peserta mulai melihat jam.

Yang tidak kalah penting adalah *sound system*.

Untuk ukuran acara NU, kali ini sound system boleh mendapatkan penghargaan khusus.

Suaranya jernih.

Tidak kruwek-kruwek.

Tidak tiba-tiba mendengung seperti lebah sedang rapat pleno.

Tidak pula membuat pembicara harus mengulang kalimat karena suaranya kalah dengan suara pengeras.

Bahkan, jika tren ini dipertahankan, bukan tidak mungkin pada kegiatan NU berikutnya orang-orang mulai datang bukan hanya karena acaranya, tetapi juga karena ingin menikmati sound system yang sehat walafiat.

Kemeriahan semakin terasa ketika *grup albanjari PR Muslimat NU Buddagan* tampil menyambut para peserta.

Penampilannya rancak dan penuh energi. Iringan rebana berpadu dengan lantunan lagu-lagu yang tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga memiliki sentuhan musik yang cukup modern.

Saking modern dan rancaknya, ada sebuah momen yang nyaris menjadi sejarah kecil dalam kegiatan MWCNU Pademawu.

Sekretaris MWCNU Pademawu terlihat hampir mengikuti irama dengan gerakan tubuh.

Bukan berjoget.

Tentu saja bukan.

Hanya refleks akademik terhadap stimulus musikal.

Maklum, iramanya memang cukup menggoda.

Namun, berkat kesadaran struktural dan rasa tanggung jawab terhadap jabatan, gerakan tersebut berhasil dihentikan sebelum berkembang menjadi koreografi.

Apalagi sang MC dengan penuh percaya diri sempat memanggilnya dengan sebutan *"Lora"*.

Seketika status sebagai sekretaris, tamu undangan, sekaligus "Lora" membuat yang bersangkutan harus kembali mengingat posisi: duduk yang baik, senyum secukupnya, dan jangan sampai rebana mengalahkan struktur organisasi.

Muslimat NU: Tegar dan Selalu di Depan

Di balik kemeriahan tersebut, kegiatan ini sesungguhnya memperlihatkan satu hal penting: *Muslimat NU merupakan salah satu kekuatan utama dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat*.

Muslimat NU tidak hanya hadir sebagai pelengkap kegiatan organisasi. Para kadernya terus bergerak dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, dakwah, sosial, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan kehidupan keagamaan di tingkat akar rumput.

Kegiatan Khitobah Training menjadi salah satu bentuk nyata dari proses tersebut. Melalui kegiatan rutin, para kader mendapatkan ruang untuk belajar berbicara, menyampaikan gagasan, memperkuat kepercayaan diri, dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Dalam perspektif organisasi, pola kegiatan seperti ini penting karena keberlanjutan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh proses kaderisasi dan peningkatan kapasitas anggotanya.

Dan kalau melihat semangat Muslimat NU Pademawu hari ini, satu kesimpulan tampaknya cukup aman untuk dibuat:

Muslimat NU memang top, Tegar. Aktif. Selalu di depan.

Dan tetap mampu membuat acara organisasi menjadi hidup tanpa kehilangan nilai-nilai ke-NU-an.

Bagi MWCNU Pademawu, kiprah Muslimat NU Pademawu tentu menjadi kebanggaan tersendiri.

Organisasi perempuan NU di tingkat kecamatan ini telah menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dan organisasi dapat dikemas secara serius, tertib, menarik, sekaligus menyenangkan.

Kegiatan hari ini juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara *PAC Muslimat NU Pademawu, PR Muslimat NU se-Kecamatan Pademawu, dan MWCNU Pademawu*.

Kekompakan tersebut menjadi modal penting untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat.

Peringatan Harlah Nabi Muhammad SAW akhirnya bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kapasitas kader, serta meneguhkan semangat berkhidmat.

Dan tentu saja, ada satu pelajaran tambahan yang mungkin tidak tercantum dalam buku kaderisasi:

*Kalau albanjarinya sudah rancak, MC-nya profesional, dan sound system-nya jernih, bahkan seorang sekretaris MWCNU pun harus ekstra hati-hati menjaga kaki agar tidak ikut mengikuti irama.*

Selamat dan sukses untuk *PAC Muslimat NU Pademawu* dan *PR Muslimat NU Buddagan*

*Muslimat NU Pademawu: tegar, bergerak, dan selalu di depan.*

Khidmah terus berjalan. Rebana terus ditabuh. Dan Lora tetap duduk manis.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post