'Makan Bajamba' Ala Sungai Pua Kab. Agam
Kami sekeluarga kemaren (hari Jumat/14 Agustus 2020) diundang oleh salah seorang orang tua santri/siswa SDIT Cahaya Quran Muaro Sijunjung untuk menghadiri suatu acara di kampung halamannya jorong Limau Kampuang Nagari Sungai Pua Kab. Agam Sumatera Barat. Jaraknya dari Kota Bukittinggi kurang lebih 8 KM, posisinya boleh dikatakan di pinggang gunung Merapi. Hawanya yang sejuk dan tanah yang subur, membuat masyarakatnya banyak yang bercocok tanam seperti bawang merah, wortel, cabai dan lain-lain.
Hal menarik yang saya alami dan cukup unik di nagari sungai pua ini setiap ada acara adat adalah tradisi Makan Bajamba (makan yang piringnya berupa talam yang besar). Setiap satu talam biasanya dikelilingi oleh 4 atau 5 orang yang makan secara bersamaan. Saya baru pertama kali mengikuti acara makan bajamba ini di suatu acara adat, meskipun dalam keluarga kecil, kami sering melakukannya, tapi ada keunikan tersendiri yang saya lihat dari cara memasukkan makanan ke dalam mulut. Cara itu hanya orang-orang tertentu yang bisa melakukannya, cara unik itu makanan agak sedikit "dilempar" ke udara lalu di tangkap oleh mulut, jadi tangan tidak bersentuhan langsung dengan mulut.
Cara menghidangkan makanannya menurut saya juga unik, nasi dimasukkan ke dalam wadah seperti karung kecil yang terbuat dari anyaman (istilah minangnya "kampia") kemudian diletakkan diatas talam, lauk pauk dan sayuran (istilah minangnya "samba") disusun di atas talam yang lain. Jadi setiap kelompok akan mendapatkan 2 talam. Setelah selesai makan, kita akan dihidangkan lagi talam ketiga yang berisi beberapa makanan penutup seperti pisang, agar-agar, puding, nasi ketan dan lainnya.
Muaro Sijunjung, 15 Agustus 2020, 22:35 WIB

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
