Melvin Irawansyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pelanduk Terbang

Pelanduk Terbang

Mang Ejan adalah seorang petani. Setiap hari ke kebun untuk bercocok tanam. Akhir-akhir ini dia sedikit risau. Tanamannya sering rusak dan kacau. Dia tak yakin jika pelakunya adalah manusia. Justru dia curiga ada binatang besar yang berbuat onar.

Kali ini mang ejan akan mencoba mengintip dari kejauhan. Dia akan tangkap siapa pun yang mengacaukan tanamannya. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Dia melihat ranting dedaunan bergerak dahsyat. Matanya semakin fokus tak berkedip. Binatang itu tidak tampak jelas. Seekor pelanduk, batinnya. Tak salah lagi. Mang ejan menggeser tangannya ke samping. Sebilah tombak dia siapkan. Pelanduk ini bukan hanya pelampiasan risaunya, tapi juga santapan nikmat. Mang ejan bersemangat.

Mang ejan bergindik mendekat. Pelan kakinya diseret melangkah. Meski semakin dekat, binatang itu tak begitu jelas terlihat. Waktunya beraksi. Tombak mang ejan menghujam deras terlepas dari tuannya. Hush... angin kencang bak topan melanda. Binatang itu terbang begitu kencang. Ternyata burung Elang mengintai mangsa. Mang ejan mendesis kecewa. Dasar pelanduk terbang. Senyumnya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post