Suminto Mudik
Suminto, lelaki 24 tahun itu hendak pulang kampung. Sudah bertahun dia tidak pulang. Sesekali pulang tak cukup waktu untuk berkumpul dengan keluarga secara utuh. Lelaki itu sudah bekerja namun belum bertemu dengan jodohnya.
Sesampai di kampung. Suminto tidak sengaja melirik gadis cantik di dekat pintu masjid. Selepas tarawih tepatnya. Suminto jadi terngiang. Akhirnya berniat akan melamar gadis itu. Nanti lebaran dia akan sampaikan kepada orangtuanya.
Hari lebaran waktunya silaturrahim. Suminto berseri-seri wajahnya. Tiba-tiba pintu rumah diketuk. Assalamualaikum, sapa orang diluar sana. Adik suminto membukakan pintu. Suminto terkejut apa yang dilihatnya. Gadis yang dia lihat tempo hari berdiri lalu masuk ke dalam rumahnya. Eh... Mang Suminto mudik? Gadis itu menyapanya lebih dulu. Suminto lebih kaget lagi. Ternyata gadis itu keponakannya saat ia masih kecil suminto pergi belajar di pesantren. Suminto tersenyum. Dia mengurungkan niatnya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan