Melvin Irawansyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jurus Bujukan Sebungkus Sate

Jurus Bujukan Sebungkus Sate

"Ini nak, dimakan satenya.!" Ucapku pada seorang anak didikku. Yang ditawari diam tak bergeming, memelas seperti tak selera. Kebiasaan di awal masuk pesantren, banyak santri yang belum bisa beradabtasi. Perjuangan keras bagi setiap asatidz untuk mengeluarkan jurus bujukan agar santri tidak minta pulang.

Kuputuskan untuk meninggalkan sang anak dari tempat duduknya. Dia mengejar menjegat, lalu membujukku. "Sudilah ustadz meminjamkan HP buatku nelfon mamak". Aku diam sejenak menatap matanya. Kutawarkan beberapa syarat. Dia menyanggupi. Kuketikkan Nomor HP yang disebutkannya dengan lancar. Wajahnya berubah sumringah. Pembicaraan berlangsung cepat.

Komunikasi selesai. Dia tersenyum dan berucap terimakasih kepadaku. Kemudian berbalik menuju tempat duduknya semula. Kuminta agar dia segera ke asrama karena adzan zuhur sebentar lagi berkumandang. "Maaf ustadz, satenya kumakan dulu ya. Lapar". Hemm aku hanya bisa tersenyum geli.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post