Mencipta Bahagia
Memburu bahagia atau menciptanya? Kata orang bahagia itu diciptakan, maka kuncinya ada pada diri. Jika diburu ia tak kan kunjung didapat.
Kucoba untuk bertanya dengan seorang guru dengan sepolos-polos tanya. Apa yang bisa membuat diri bahagia. Turunkan standar bahagiamu, nak. Ujarnya. Agar kau tak terlalu terbebani untuk menggapainya.
Aku kurang puas. Kutanya lagi pada guru yang lain. Bahagia itu sederhana, nak. Ucapnya sambil menatap mataku lembut. Jika kau terlalu berambisi mengukir hasrat, kau akan semakin tertekan.
Aku juga belum puas. Bukankah kita selalu dianjurkan untuk berjiwa besar dan meminta agar dimampukan memikul beban agung.
Lalu kudatangi seorang guru lagi. Bahagiakan dirimu dengan membahagiakan orang lain. Bahkan saat kau merasa bahagia, jangan pernah membangga di depan orang, bisa jadi itu menyakitkannya. Mulailah dengan berpasang wajah cerah. Senyummu ditampilkan semanisnya. Doakan orang di sekitarmu. Maka akan tercipta kebahagiaan yang tak terkira.
Kupejamkan mata. Kuresapi makna terdalam dsri setiap kata dari guruku. Aku tersenyum. Teringat akan doa yang sangat sering terucap. "Robb... lapangkan dadaku dan mudahkan urusanku..."
Jiwa yang lapang akan bermuara pada perkara yang selalu dimudahkan. Perkara yang sulit terasa ringan, sebab bahagia kita menghadapnya.
Pelan kueja kembali nasihat sang guru. Sebab dirinya pernah bertanya juga dengan gurunya. Siapakah orang paling bahagia? Maka jawabnya. "Orang paling bahagia adala orang yang dapat membahagiakan orang lain".
Maa syaaAllah. Segala puji bagiMu yaa Robb. Bimbing kami agar selalu dapat membuat orang lain bahagia dengan kebermanfaatan kami. Aamiin...
Di penghujung senja di desa toapaya, 27 Juli 2020.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
