Melvin Irawansyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menjaring Angin

Menjaring Angin

Di atas pondok yang reot. Seorang kakek tua sebatang kara. Tak pernah merasakan nikmatnya berumah tangga. Masa mudanya habis sia-sia. Harta kekayaannya habis seketika di usianya menjelang senja.

"Kan kukembalikan semua yang pernah ada" Kakek itu belum puas dengan dunia. Di sisa umurnya yang tak tau kapan tiba masanya. Sifat tamak belum lari dari jiwanya.

Sebadai angin menerpa pondoknya. Seketika badannya terhuyun terlempar. Kakinya hilang rasa. Nafasnya naik turun. Matanya mulai meredup. Kakek tua itu menyelesaikan ambisinya. Menjaring angin yang tak pernah tergenggam geliatnya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post