Jiwa Pendidik Sejati
Pendidik sejati, sudah tau dengan tugasnya. Masalah dengan dirinya sendiri sudah selesai. Jika belum selesai bagaimana dia bisa menyelesaikan masalah anak didiknya?
Pendidik sejati, selalu mencontohkan. Menjadi suri tauladan kebaikan bagi peserta didik. Jika tidak, maka pimpinannya akan terkuras energynya untuk selalu mengingatkannya.
Pendidik sejati, selalu fokus mendidik dan membina peserta didik. Disiplin dalam mengelolah waktu dan disiplin dalam mengajarkan materi belajar. Ia bekerja penuh dengan rasa tanggung jawab. Merasa malu jika tidak hadir memberikan pembelajaran. Merasa bersalah jika peserta didik terbengkalai tak terarah.
Beruntunglah pemimpin lembaga, kepala sekolah yang memiliki pendidik atau guru yang berkarakter mandiri. Sebelum diperintah, sudah berinisiatif mengerjakan. Bahkan lebih dari sekedar melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
Betapa bahagianya pimpinan lembaga dan kepala sekolah memiliki guru dan pendidik yang berprestasi. Memajukan lembaga, mencerdaskan kehidupan bangsa dan berperaan andil dalam menjadikan negara berkemajuan dan jaya.
Betapa semua akan bahagia jika suasana saling mendukung, bersinergy dalam mendidik putra dan putri bangsa. Semoga.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
