Hasil Berbanding Lurus Dengan Usaha, Benarkah?
Seringkali kita menginginkan sesuatu, tapi tidak terwujud karena tidak adanya kesungguhan kita dalam mengikhtiyarkannya. Betul, ikhtiyar bukan segalanya, sebab tidak boleh juga kita menjadikan ikhtiyar atau usaha sebagai sandaran apalagi sebagai patokan. Itu namanya syirik. Ada doa yang harus kita panjatkan, permintaan yang tidak berhenti dan lelah kepadaNya. Ada tawakkal yang mesti dikencangkan sebagai bentuk kepasrahan kepadaNya sebab semua adalah milikNya dan terjadi atas kuasaNya.
Allah, Allah, Allah. Sebutlah namaNya tanpa henti. Seperti Nabi Zakariya yang tidak bosan dalam meminta. Seperti Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam yang tidak berhenti berdoa agar dimenangkan salam badar.
Cita-cita yang besar harus diraih dengan kejujuran dalam mengusahakannya, yaitu kesungguhan dalam berbuat, keikhlasan dalam meminta dan kekuatan dalam bertawakkal. Sehingga apapun yang Allah taqdirkan kita telah meyakininya sebagai taqdir terbaik yang diberikan olehNya.
Mencari cara yang paling tepat untuk mewujudkan cita-cita dengan banyak bertanya dan mencoba. Pantang menyerah dengan kegagalan yang dialami. Mungkin sekarang ini kita mengenalnya dengan istilah hasil tidak akan mengkhianati usaha. Sebab itulah dalam berusaha bukan sekedar menyertakan semua tenaga, tapi juga harus optimal.
Allah menyukai hambaNya apabila bekerja ia menekuninya. Tekun berarti optimal dan terukur. Efektif dan efesien. Banyak orang yang capek dan lelah karena telah mengeluarkan semua daya dan upaya, namun tidak efektik sehingga hasilnya nihil.
Sekali lagi, usaha jangan menjadi sandaran tapi jadikan ia sebagai salah satu sarana dalam mewujudkan cita-cita. Sebab jika ternyata hasil tidak berbanding lurus dengan usaha, maka akibatnya adalah kekecewaan.
Just do it. And never give up.! Pray to Allah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
