Izinnya si Ngeyel
"Maaf pak, saya hari ini izin tidak bisa membersamai anak-anak belajar lagi kurang enak badan"
"Izin pak, hari ini saya lagi ada urusan ke bank, belum bisa datang ke sekolah"
"Pagi pak, hari ini saya izin tidak bisa ngajar, lagi ada pertemuan keluarga"
Pernahkah kita mendapatkan isi pesan seperti di atas? Seberapa ringan kita ingin mengatakan iya atau tidak untuk memberikan atau menolah perizinannya? Sementara kita juga mengkhawatirkan para peserta didik yang menunggu kehadiran gurunya, namun yang ditunggu tidak hadir.
Penemuan semacam ini mungkin akan jarang kita dapati jika kita memiliki SDM guru yang unggul dan bertanggungjawab. Seberat apapun permasalahan yang dihadapi sang guru dia tidak terlalu mudah untuk meninggalkan kewajibannya. Ia akan terus mengusahakannya untuk tetap hadir meski ada yang harus dikorbankan.
Permakluman tentu akan kita berikan ketika yang menjadi alasannya benar-benar urgen, Tapi jika unsur kemalasan yang ada pada diri sang guru justru kita sangat kasihan kepadanya. Sebab dia telah merusak reputasinya sendiri di hadapan kita selaku atasannya dan teman-teman sejawatnya.
Semoga yg bersangkutan bukan terinspirasi dari qoute berikut ini, sebab sungguh dia telah salah menerapkannya.
"Engkau tak akan pernah mampu membuat semua orang suka padamu, cukup perbaikilah hubunganmu dengan Allah dan tidak usah pedulikan ucapan manusia. (Manaqib As-Syafi'i, Karya Imam Al-Baihaqi).
#Tantangan365Gurusiana #TantanganHariKe-22
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
