Merenungi Diri
Pernahkah kita berpikir untuk menjadi orang yang istimewa di hadapan Allah Azza wa Jalla? Jika pernah, sudah sejauh mana usaha kita agar dapat meraih keistimewaan tersebut?
Terkadang, kita merasakan begitu sulit melakukan amal kebaikan walau itu sebenarnya mampu kita lakukan. Contohnya saat ingin menyelesaikan target tilawah Al-Qur'an. Seringkali kita merasakan begitu berat untuk menyentuh atau membuka mushaf. Begitu juga saat sedang tilawah, kita seakan ingin cepat-cepat menyelesaikannya. Beda halnya jika kita sedang memegang gawai yang kita miliki, satu jam berselancar rasanya baru satu menit, begitulah seterusnya.
Hal tersebut karena kita merasa asyik dan senang saat memainkannya. Betapa bahagianya jika kita juga merasakan asyik dan senang saat bersama Al-Qur'an. Kita akan merasakan nikmat yang begitu besar, perasaan kita tertuju kepadanya dan tidak ingin bersegera menyudahinya.
Betapa besar ujian ketulusan yang harus kita buktikan. Sebab hawa nafsu dan godaan lainnya terkadang sangat gencar membuat kita lalai dari tujuan hidup. Sesekali mungkin perlu kita merenung, sebesar apa maksiat yang kita lakukan sehingga berat sekali untuk membaca Al-Qur'an, atau jangan-jangan Al-Qur'an sendiri yang sudah tidak mau kita sentuh. Na'udzu billah.
Demikian pula dengan amalan yang mulia lainnya, seperti qiyamullail. Dinginnya angin malam dan nikmatnya menarik selimut, membuat kita semakin terbuai dalam indahnya mimpi tidur. Sedangkan rahmat Allah sedang membentang luas bagi yang berjuang untuk meraihnya.
Begitulah, setiap kemuliaan mengharuskan kita untuk berjuang dan berkorban untuk meraihnya. Jika seandainya kedudukan tersebut dapat diraih hanya dengan menghayal, maka tidak akan ada seorang pun di dunia ini menjadi rendah derajatnya di sisi Allah. Sedangkan Allah akan menilai hambaNya sesuai kadar kesungguhan.
"Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba apabila ia bekerja menekuninya"
"Barangsiapa yang bersungguh-sungguh di jalan kami, maka sungguh akan kami tunjukkan baginya jalan kesuksesan"
Wallahu a'lam bis-shawab.
#Tantangan365Gurusiana #TantanganHariKe-57
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
