Sibuk, Tapi Masih Miskin
"Bro, kamu kok terlihat sibuk sekali? Lagi ngejar target?"
"Gak juga, saya justru bingung dengan saya sendiri, sibuk ke sana ke mari, tapi gak produktif, tidak banyak yang dapat dihasilkan"
Pernahkah kita mendapati kasus seperti dialog imaginatif di atas? Apa pendapat kawan-kawan jika menemukan tetangga atau sahabat seperti tersebut?
Memang ada banyak perkara yang terkadang tidak sinkron. Ada yang nampak santai tapi secara materi dia begitu besar income-nya. Sebaliknya ada yang pontang panting kesana kemari entah apa yang dikerjakan, tapi tidak pernah cukup.
Begitulah rezeqi yang Allah tetapkan. Besaran nominal yang didapatkan seseorang pasti berbeda meski kerja di tempat yang sama. Apalagi masalah keberkahan, pasti akan sangat jauh berbedanya. Sebab seseorang memiliki sifat dan karakter yang berbeda dalam bekerja dan dalam menyikapi rezeqi yang ia terima.
Semoga kita diberikan rezeqi yang luas dan berkah, serta dianugrahkan hati yang qana'ah dalam mendapatkannya. Aamiin..
Allahumma shalli ala sayyidina muhammad wa ala alihi washahbihi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan