Melvin Irawansyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Thuma'ninah

Thuma'ninah. Ia berhenti sejenak antara setiap gerakan shalat. Berhenti agar tidak tergesa-gesa dalam munajat kepada Allah. Berhenti sepanjang bacaan tiga kalo tasbih.

Tenang dan khusyu' menghadirkan hati agar amalan shalat bernilai tinggi di sisi Ilahi. Menghilangkan thuma'ninah adalah kesalahan sebab ia rukun dalam shalat.

Istirahatkan hati dengan sholat yang berkualitas. Sebab Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah memintanya kepada Bilal bin Robah.

"Wahai bilal, istirahatkan kami dengan shalat..."

Di bulan romadhan, shalat sunnah bernilai pahala shalat wajib di hari-hari biasa. Sayangnya asa segelintir kaum muslimin menyia-nyiakannya. Shalat tarawih mereka super ngebut bak dikejar hantu. 23 rokaat dalam delapan menit.

Hanya lelah dan payah yang didapatkan. Seharusnua lelah itu menjadi lillah. Payahnya bernilai pahala. Sakit kaki dan perihnya mata menjadi lebih bermakna untuk menggapai rahmatNya.

Bukankah Rasul yang sudah dijamin surga baginya tetap khusyu' dalam shalatnya. Itulah tanda syukur yang beliau lakukan, meski harus bengkak kedua kakinya.

Allahumma ainna ala dzikrika wa syukrika wa husni ibadatik.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post