Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Di Luar Perkiraan
Sumber: Istock

Di Luar Perkiraan

Aku dan Dona keluar dari ruang BK, sebelum itu mamaku dan mamanya sudah lebih dulu keluar untuk langsung pulang. Dona menatapku lama, lalu menatap sosok mamaku yang makin jauh meninggalkan teras sekolah. Perlahan dia menanyakan, apakah wanita yang baru saja keluar dari ruang BK itu betul-betul mamaku. Aku mendesah kesal, ini pertanyaan ke sekian ratus yang aku terima.

Aku dan Dona adalah murid yang nilainya paling rendah di kelas pada hasil belajar tengah semester ini, sehingga guru BK perlu memanggil orang tua kami. Mamaku yang tinggi dan cantik jelita datang, beliau memang model waktu muda dulu. Aku berwajah berantakan sebagian besar adalah turunan dari wajah papa, ditambah aku tidak suka berdandan, makanya Dona dan yang lain sering menanyakan itu.

Dua hari berikutnya Dona bertanya lagi, betulkah professor Yudianto Indrawan itu papaku dan aku mengangguk. Dia mengerutkan kening, lalu mengatakan itu adalah dosen yang sangat pintar dan sekarang pembimbing tesis kakaknya. Dia kemudian bertanya lagi mengapa nilaiku paling rendah di kelas bila papaku sepintar itu. “Dengar Dona sayang, orang tuaku berharap aku akan lahir dengan wajah jelita dari mamaku, dan otak cerdas papaku. Kenyataan yang terjadi sebaliknya, aku mewarisi kecerdasan sekedarnya dari Mama, dan wajah minimalis dari Papa. Puas Dona?”

.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post