Hari Hijab Berantakan
Saya mulai memakai hijab tahun 1987, saat hari pertama kuliah di semester empat. Sejak hari itu saya tidak pusing lagi dengan pengaturan rambut saat akan berangkat. Saya rasa hampir semua perempuan pernah mengalami hari yang ngeselin karena urusan rambut. Buktinya dalam bahasa Inggris ada istilah bad hair day, menandakan orang bulepun mengalami hal yang sama
Dulu, saya nyaman kalau rambut saya lurus melengkung ke dalam. Saat bad hair day, rambut saya lepek dan mencuat-cuat. Disisir berkali-kalipun dia tetap bandel ingin mencuat. Kalau seperti itu langkah terakhirnya saya ikat ekor kuda saja. Mood saat pagi haripun jadi berantakan gara-gara rambut yang susah diatur itu.
Itu sudah berlalu lamaa sekali, sudah 36 tahun saya tak pernah mengalami bad hair day. Apakah hidup saya aman saja setelah itu? Apakah saat memakai hijab tak pernah mengalami hari yang menjengkelkan? Ow, ternyata tak beda dengan bad hair day.
Bagaimana memakai hijab yang nyaman? Memakai hijab menurut saya tergantung dalamannya, atau alasnya. Saya tak bisa memakai hijab tanpa alas, atau ciput, kecuali saat pakai hijab instan. Alas hijab membuat bagian hijab di atas dahi berdiri tegak, wajah terlihat lebih oval, itu adalah standar hijab nyaman bagi saya.
Nah, pada saat hari hijab berantakan, entah mengapa bagian atas hijab yang di atas dahi meleyot terus. Wajah terlihat kacau, berapa kali lepas jarum pentul, diulang lagi dari awal. Bila hijab tersebut tidak mau juga patuh, maka saya akan mengambil hijab lain, dan pada saat itu semangat membara saya untuk menyambut pagi akan mulai meredup. Bila hijab baru yang diambil juga tak berpihak ke saya, maka sudahlah. Jarum pentul dipasang, pemakaian hijab disudahi saja, bodo amaat.
Maka kita simpulkan saja, jadi perempuan itu memang masalahnya kompleks. Ada bad hair day bagi yang tak memakai hijab, maka juga ada bad hijab day bagi yang memakai hijab. Kalau Anda tetap memilih untuk mengganti hijab sampai menemukan hijab yang patuh? Atau seperti saya, terserah saja lalu berangkat dengan hijab mencong.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
