Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Zat Warna Kulit
Sumber: Kompas.com

Zat Warna Kulit

Kita tahu bahwa salah satu dasar pengelompokan ras manusia adalah warna kulit. Hal itu disebabkan zat penentu warna kulit dan rambut yang disebut melanin. Jadi rasanya aneh, bila ada sekelompok manusia dianggap lebih tinggi derajatnya, karena warna kulitnya yang lebih terang. Sebaliknya sekelompok orang dianggap lebih rendah hanya karena warna kulitnya lebih gelap, padahal penyebabnya hanya kadar jumlah melanin yang mereka miliki.

Melanin di kulit diproduksi oleh melanosit, yang ditemukan di lapisan basal dari epidermis. Beberapa manusia memiliki sintesis melanin yang sangat sedikit atau tidak sama sekali dalam tubuhnya, suatu kondisi yang dikenal sebagai albinisme atau albino.

Albino adalah suatu kelainan yang disebabkan gen bersifat resesif yang berada pada kromosom tubuh. Artinya di dunia ini lebih banyak orang berkulit normal, atau memiliki pigmen daripada orang albino. Selain itu kadar melanin di kulit dapat bertambah oleh paparan sinar matahari, kadar hormon dan pemakaian obat tertentu.

Jadi, bagi orang beriman tentu akan percaya, bahwa seorang manusia derajatnya lebih tinggi dari yang lain berdasarkan amal ibadahnya. Konyol sekali bila memandang sekelompok orang lebih tinggi hanya karena warna kulitnya lebih terang, padahal itu hanya kadar pigmen melanin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post