Saling Berpura-pura
Setelah anak-anak bekerja dan menikah, Bu Rosi dan Pak Yudi tinggal berdua saja di rumah. Mereka berdua masih aktif bekerja, Bu Rosi guru SMP, Pak Yudi guru SMA. Untuk memantik semangat, maka mereka berdua selalu memanfaatkan tanggal merah untuk keluar rumah. Ada tanggal merah di hari Sabtu depan mereka kemudian saling bertanya enaknya menginap di mana. Aplikasi hotel mereka buka di gawai masing-masing, lalu keduanya sepakat menginap pada hotel sederhana yang terlihat manis penataan taman depannya.
Saat tanggal merah tiba, mereka menginap pada hotel yang direncanakan. Paginya setelah jalan pagi di daerah sekitar hotel, mereka berdua masuk ke ruang sarapan. Bu Rosi yang pertama melihat dan berbisik pada suaminya, bahwa pada dua meja di depan mereka ada Pak Rinto. Suaminya mengangguk bahwa diapun sudah melihat. Pak Rinto adalah suami Bu Nina yang sama mengajar dengan Bu Rosi. Tapi pagi itu di depan mereka pak Rinto dengan perempuan tak dikenal,dan mereka terlihat mesra. Ada yang tak benar, di depan mereka ada perselingkuhan yang nyata.
Hati Bu Rosi sungguh sakit melihat temannya dikhianati, tapi kata Pak Yudi pura-pura tidak melihat sajalah. Saat Bu Rosi berdiri mengambil buah, dia yakin Pak Rintopun bisa melihatnya, tapi tidak ada kata sapaan di antara mereka. Sampai sarapan selesai mereka bertiga sama-sama berpura-pura tidak saling melihat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
