Pekak
Pekak adalah sinonim untuk tuli, dalam bahasa minang disebut pakak, bahkan kata pakak dalam bahasa Minang bukan hanya berarti tuli, tapi juga berarti bodoh/bego. Tetapi saya tidak akan membahas tentang tuli, tapi membahas pekak yang merupakan nama tanaman.
Bunga lawang atau Kembang Lawang atau pekak adalah rempah yang memiliki rasa yang mirip dengan Adas manis. Rempah ini memiliki nama ilmiah Illicium verum. Bunga lawang merupakan bunga yang berwarna cokelat gelap dan terdiri atas delapan sisi dengan rasa manis.(Sumber: Wikipedia ).
Dalam keseharian saya di dapur, saya menggunakan pekak atau bunga lawang terutama untuk sup daging. Dalam sup pekak akan bekerja sama dengan rempah lainnya seperti kapulaga, merica, kayu manis dan cengkih. Selain untuk sup, saya menggunaan pekak untuk soto, opor dan gulai cancang (kari).
Ketika pekak masih bersatu dengan delapan lembarannya, bentuknya terlihat indah, tapi seringnya lembarannya sudaah terlepas tidak utuh lagi. Wikipedia mengatakan rasanya manis, sesungguhnya saya tidak pernah mencobanya langsung, tapi saya yakin bukan manis seperti gula. Saat mengetik ini saya sedang puasa, tidak mungkin mencoba rasanya sekarang.
Dalam pekak terdapat kandungan Fe 20,5%, Calcium 64%, Magnesium 42%, Sodium 16 mg, Potassium 1,441 mg 41%, Protein 18 g 36% serya kandungan vitamin B dan C yang cukup tinggi.
Apa manfaat pekak/bunga lawang? Ternyata pekak selain menyedapkan masakan, juga memiliki khasiat kesehatan. Bumbu ini baik untuk mengatasi gangguan pencernaan dan memiliki fungsi diuretik atau melancarkan saluran kencing. Selain itu digunakan juga untuk sakit sendi. Teh dari bunga lawang juga bisa dijadikan obat batuk. Minyaknya juga bisa mengurangi gejala mual-mual bagi ibu yang sedang hamil. Bunga. Aroma dari bunga lawang juga mampu sebagai aroma terapi agar tidur menjadi lebih nyenyak karena adanya kandungan aktioksidan dan magnesium yang melepaskan neotransmiter untuk relaksasi.
Ternyata, bumbu sederhana yang bentuknya unik ini, salain menyedapkan masakan juga punya berbagai manfaat. Harganya juga tidak terlalu mahal. Saya biasanya membeli hanya Rp 5.000, sudah bisa untuk empat kali memasak.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
