24 Jam yang Menentukan
Reproduksi adalah ciri makhluk hidup yang bertujuan agar setiap makhluk hidup bisa mempertahankan keberadaan populasinya di bumi, agar tidak terjadi kepunahan. Khusus untuk manusia atau mamalia secara umum reproduksi hanya terjadi secara seksual, artinya munculnya anak diawali dengan adanya pertemuan antara sel kelamin jantan (sperma) dan sel kelamin betina (ovum).
Pertama kita harus tahu apa saja yang merupakan organ reproduksi perempuan bagian dalam, bentuknya terlihat pada gambar di bawah ini.

Saluran yang terdapat antara rahim dan ovarium disebut oviduct atau tuba fallopii atau bahasa Indonesianya saluran telur. Sel telur yang sudah matang akan keluar dari ovarium lalu bergerak menuju tuba fallopii. Sel telur yang siap dibuahi itu akan berada di saluran telur selama 24 jam, sel telur itu menunggu kedatangan sperma.
Bila dalam 24 jam itu terjadi hubungan seksual, maka akan ada sperma yang akan membuahi sel telur tersebut, sehingga terjadi pembuahan yang akan menghasilkan zigot dan selanjutnya tumbuh menjadi embrio. Setelah itu proses kehamilan akan dimulai.
Bila selama 24 jam tidak ada sperma yang datang membuahi, maka kehamilan tentu tidak akan terjadi. Selanjutnya dinding rahim yang sudah menebal untuk persiapan kehamilan akan meluruh dan keluar sebagai darah haid.
Jadi, dalam satu bulan kehidupan suami istri, hanya 24 jam yang memungkinkan terjadinya kehamilan. Bila suami istri itu ingin memiliki anak, maka diupayakan terjadi pembuahan pada masa tersebut. Sebaliknya bila mereka menunda kelahiran, maka dihindari terjadi pembuahan pada masa itu.
Walaupun masa subur, atau adanya sel telur matang dapat diprediksi oleh manusia, tetapi bagaimanapun kuasa Allah tetap lebih menentukan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
