Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Meniru Matahari
Sumber: kapanlagi plus

Meniru Matahari

Hampir setiap hari teman sekantornya mendengar Pak Wahyu mengeluh, khawatir tidak dipedulikan orang lagi saat masa pensiunnya datang lima bulan lagi. Teman sekantornya sebenarnya bosan, tapi tidak berani memprotes karena faktor senioritas. Tidak disangka siang itu Rena, seorang anak magang bicara dengan santun pada Pak Wahyu, ”Mengapa Pak Wahyu tidak meniru matahari, semakin menjelang tenggelam dia malah makin menarik dan dikagumi banyak orang.”

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post