Vaksin Meningitis
Hari ini, Kamis 4 Mei 2023 seluruh calon jemaah haji kabupaten Pasaman Barat mendapat vaksinasi meningitis, tempatnya di masjid Nurul Huda di daerah Jambak kecamatan Luhak nan Duo. Acara di mulai pukul 09.00 hingga pukul14.00.
Meningitis adalah radang yang terjadi pada meninges, radang itu disebabkan bakteri yang bernama Neisseria meningitides. Apa itu meninges? Meninges adalah selaput yang melindungi otak dan sum-sum tulang belakang. Selaput meninges terdiri dari tiga lapis bernama duramater (lapisan luar), arachnoid (lapisan tengah) dan piamater (lapisan dalam). Meninges berfungsi melindungi otak dan sum-sum tulang belakang dari benturan dan hal mengganggu lainnya.
Lalu mengapa setiap tahu kita membaca atau mendengar calon jemaah haji Indonesia mendapat suntikan anti meningitis? Di Arab Saudi, penyakit ini masih menjadi endemis dan berkembang dengan pesat. Risiko penularan semakin tinggi jika banyak peserta berdatangan dari negara endemis lain di Benua Afrika. Wilayahnya membentang dari Senegal di bagian barat hingga Ethiopia di bagian timur dengan total 26 negara.
(sumber: Halodoc)
. Adapun tanda umum yang dialami oleh pengidap meningitis adalaah sebagai berikut: :
Demam tinggi. Kaku di area leher. Napas menjadi lebih cepat. Keringat dingin. Nyeri sendi dan otot. Sakit kepala hebat. Mual atau muntah. Kehilangan nafsu makan. Sensitif terhadap cahaya. Sulit berkonsentrasi. Mudah mengantuk. Linglung atau kebingungan. Kejang-kejang. Ruam kulit.
Setelah vaksin diberikan, efektifitas vaksin baru terjadi setelah 10-14 hari kemudian, Itulah sebabnya calon jemaah haji paling lambat mendapat vaksinasi dua pekan sebelum berangkat. Daya kerja vaksin ini di tubuh sekitar dua tahun, saya sendiri pernah mendapat vaksianasi meningitis tahun 2016 saat saya melakukan umrah, tentu saja kemampuannya sudah hilang pada tahun 2023 ini.
Bila vaksinasi meningitis harus dilakukan oleh semua calon jemaah haji dan biayanya sudah termasuk dalam biaya haji, maka vaksinasi ke dua hukumnya adalah anjuran, yaitu vaksinasi influenza, sehingga harus dibayar diluar biaya haji.
Saya dan suami mematuhi saja saran dinas kesehatan, apalagi kami berdua sudah berumur 56 tahun. Maka setelah vaksinasi meningitis di lengan kiri atas, kami mendapat lagi vaksinasi influenza di lengan kanan atas, dan untuk vaksin influenza kami membayar sebanyak Rp 200.000 per orang. Tidak masalah, semoga kami sehat dan lancar dalam menjalankan ibadah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
