Arisan
(Tatika)
Di kantor selalu ada arisan yang diikuti oleh para karyawan, umumnya ibu-ibu, setiap putarannya habis maka akan dimulai arisan baru. Sekian waktu itu Lila tak sekalipun ikut bergabung, bahkan yang bayarannya paling rendah, sehingga Rini kembali mengajaknya. Lila dengan sopan tetap menolak lalu menjawab,”Kalau terima di awal berarti dapat utangan, sedangkan saya menghindari utang, kalau tujuannya menabung, saya bisa kok menabung tanpa perlu bareng orang lain”.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
