Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tawaf Wada

Tawaf Wada

Dini hari tadi pukul 02.00, saya dan suami serta lima orang teman meninggalkan hotel. Kami naik bus salawat menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf wada, atau tawaf perpisahan.

Tawaf wada adalah ibadah terakhir dari rangkaian ibadah haji. Tawaf wada diumpamakan adalah salam perpisahan kepada kabah, sebelum kita kembali ke tanah air.

Kain ihram suami dan bapak-bapak lainnya sudah masuk koper besar, dan koper besar sudah lebih dulu diberangkatkan ke bandara Jedah, sehingga para bapak tidak bisa tawaf dekat kabah, karena peraturannya hanya yang memakai kain ihram yang dibolehkan tawaf di sekitar kabah.

Jadi kami bertujuh melakukan tawaf di lantai dua, dengan konsekwensi jarak yang harus ditempuh lebih jauh tetapi tidak padat.

Tujuh kali putaran di lantai dua benar-benar terasa pada kaki kami yang semuanya sudah berumur 50-an. Pada putaran ke-lima saya merasa sangat lelah, tetapi saya kuatkan diri dan berdoa agar Allah menguatkan saya.

Ketika mendekati akhir putaran ke-tujuh air mata sata mengalir tidak terbendung, menatap kabah yang akan kami tinggalkan, merasa luar biasa karena saya bisa menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji ini dengan baik, dengan kekuatan saya sendiri. Tidak ada diwakilkan, tidak ada memakai alat bantu seperti kursi roda dan tidak ada membayar denda.

Air mata saya masih mengalir saat salat sunat setelah tawaf. Tentu saja saya meminta agar Allah berkenan memberi saya rezeki, kesehatan dan kesempatan untuk bisa datang lagi ke tanah suci ini. Demikian juga untuk suami dan anak keturunan kami.

Besok pukul 10.00 kami akan meninggalkan hotel untuk menuju bandara Jedah. Alhamdulillah untuk pengalaman rohani selama 42 hari ini.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post