Demi Uang saku
(Tatika)
Ada pesan masuk ke WA-ku, dari Jelita murid waliku, dia menanyakan apakah benar yang ikut upacara 17-an di kecamatan hanya kelas 12 IPA. 1 saja. Aku heran mengapa dia bertanya lagi, bukankah sudah diumumkan oleh kepala sekolah, ternyata Jelita tetap ingin ikut upacara walau dia bukan murid 12 IPA.1. Aku tentu saja senang dengan semangat nasionalismenya, tapi tetap saja menanyakan alasannya, “Soalnya kalau ga sekolah saya ga dapat uang saku Bu.”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
