Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Satu Buah dan Tiga Buah

Satu Buah dan Tiga Buah

Saat akan memulai topik Spermatogenesis yaitu proses pembentukan sperma di kelas 12 IPA 4, saya tentu saja memulai dengan di mana proses itu terjadi. Semua murid mengetahui proses itu terjadi di testis, atau tepatnya di saluran Tubulus Seminiferus. Saya kemudian mengatakan bahwa dalam prosesnya testis semula berada di rongga perut. Menjelang bayi laki-laki lahir, testis akan turun ke dalam skrotum atau kantong testis.

Dalam keadaan yang normal, ke dua testis akan masuk ke dalam kantongnya masing-masing, tetapi ada juga testis yang hanya turun satu buah, sehingga laki-laki itu hanya memilki satu buah testis, sedangkan kantong yang satu menjadi kosong.Kedaan seorang laki-laki dengan satu buah testis ini disebut Undescended testicles (cryptorchidism) atau kadang juga disebut Monarchism.

Saya sungguh tidak menyangka saat seorang murid laki-laki mengacungkan tangan, kemudian berkata,” Saya begitu Bu, testis saya hanya satu.”

Sesaat saya menenangkan kelas yang ribut, saya salut pada anak laki-laki yang berani itu.

“Maaf ya, Ibu mau nanya, apakah kamu mengalami mimpi basah?”

“Ada Bu.”

“InsyaAllah sistem reproduksi kamu normal walau hanya punya satu testis.”

Teman-temannya sekelas lalu mengaminkan,

Seorang anak laki-laki lain mengacungkan tangan,”Bu, saya punya teman yang testisnya tiga.” Satu kelas kembali riuh.

“Kok kamu tahu?” tanya saya.

“ Lha.. saya megang kok Bu,” hal itu membuat saya terperangah.

“Saat SMP Bu, teman saya mengeluh, jadi saya dan beberapa teman memeriksa, ternyata bener Bu, yang kanan satu yang kiri dua.”

Kelainan laki-laki dengan lebih dari dua testis disebut Polyorchidism. Walaupun hal itu termasuk langka, tapi kasus itu memang ada.

Hari ini saya memberikan pengajaran, tetapi dalam kenyataannya saya justru mendapat tambahan ilmu. Selain itu saya berterima kasih pada murid yang bisa terbuka menceritakan kekurangannya. Hal itu menunjukkan dia nyaman berada dalam kelas saya.

Walau selama ini kita menganggap bahwa semua laki-laki pasti punya dua testis, ternyata bisa terjadi di luar anggapan kita selama ini.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post