Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tekad

Tekad

Saat aku belanja minyak goreng di warung Kak Ita, Bu Emi yang juga belanja lalu pulang bareng aku. Sepanjang jalan beliau mencari informasi tentang berita aku yang akan kuliah karena lulus seleksi dengan nilai rapor,tapi kata-katanya terkesan bukan menyemangati tapi mematahkan semangat, seperti tak rela di masa depan nasib keluargaku bisa berubah dengan kuliah."Bu, orang tuaku merestui, biaya dari bea siswa pemerintah, saya sehat, apa aku harus membatalkan kuliah hanya karena kata-kata Ibu?"

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post