Membagi Suara
Saat jam istirahat Bu Mita mendatangiku dengan wajah kusut, tentu saja aku bertanya ada apa, lalu dia bertanya bagaimana caranya membagi suara. Aku tertawa, karena kupikir dia sedang belajar menjadi penyanyi, dan tentu saja kukatakan dia salah bertanya padaku yang guru matematika dengan pengetahuan nol besar tentang tekhnik vokal. Dia menggeleng, lalu mengeluh, "Pemilu ini lo, suaraku cuma satu, tapi ada banyak yang meminta dukungan suara, ada tetangga sebelah rumah, ada adik suami, istri bos suami, ada teman sekelas saat SMA, juga beberapa wali murid, gimana ga pusing aku."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
