Azab Asinan
Pulang kuliah aku dan Mila teman satu kos pergi ke bazar dalam rangka ulang tahun kota. Di stand asinan buah kami terpesona melihat stoples besar berderet berisi berbagai macam asinan buah, Mila segera mengambil tester yang tersedia. Malamnya Mila mengetuk kamarku minta diantar ke klinik karena perutnya sakit sekali, ingin tertawa tapi takut dosa, mengingat dia mencoba semua tester asinan di bazar tadi tanpa membeli satu rupiahpun.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
