Mudik
Di kantor semua sibuk membahas kapan cuti bersama dimulai dan kapan mulai kerja kembali setelah lebaran, semua tidak sabar untuk segera pulang ke kampung halaman. Hanya Dewi yang selalu tenang tidak sibuk seperti yang lain, karena dia tinggal di daerah kelahiran, rumah orang tua dan rumah mertuanya juga hanya berjarak sekitar tujuh kilo. Dewi lalu bicara pada Retno teman sebelah mejanya di kantor, "Saya senang tidak pusing memikirkan biaya tiket dan ongkos mudik, tapi saya juga penasaran seperti apa rasanya mudik itu."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
