Penutup Sebuah Doa
Melanjutkan materi pelajaran pekan lalu tentang puisi, maka hari ini Bu Feli menugaskan setiap murid menulis sebuah puisi dan nanti akan dibacakan di depan kelas. Seperti biasa Ruli selalu tidak serius, bermain dan mengganggu temannya, sehingga Bu Feli memberinya urutan pertama untuk tampil, dan dia segera berdiri dengan percaya diri. Bu Feli dan seluruh teman sekelasnya hening mendengarkan Ruli membaca puisinya yang berjudul, "Penutup Sebuah Doa" kemudian dia menyebut satu kata, Amin, lalu dengan santai dia kembali ke kursinya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
