Rezeki
Usman dan Dayat dua pekerja serabutan yang tinggal berdekatan, hari itu Dayat menolak tawaran Usman untuk bekerja di rumah Pak Hasyim, karena lebih memilih untuk pergi ke kampung sebelah menerima pembagian zakat dari seorang juragan. Sorenya mereka bertemu dan Dayat mengeluhkan tubuhnya yang serasa remuk tergencet ribuan orang saat pembagian zakat yang isi amplopnya Rp 50.000. Usman tersenyum saat mengatakan kerja di rumah Pak Hasyim hanya membersihkan talang air yang dipenuhi daun-daun mangga, dan digaji Rp 50.000, setelah itu Pak Hasyim memberikan zakat hartanya Rp 200.000, ditambah lagi baju dan sepatu bekas anak Pak Hasyim yang masih sangat baru untuk anak Usman.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
