Sama Baiknya
Andi tidak mau salat tarwih di masjid dekat rumah, karena salat tarwihnya 20 rakaat, jadi dia mengajak Afif adiknya ke masjid dekat pasar, karena di sana tarwihnya 8 rakaat. Afif menolak, karena ayah takkan mengizinkan memakai motor malam-malam, lagi pula, kalau rakaatnya banyak tentu pahalanya lebih banyak, lalu keduanya bertengkar. Ibu yang mendengar pertengkaran itu melerai mereka, "Salat 20 rakaat bagus, yang 8 rakaat juga baik, yang tidak baik bila izin keluar tetapi ternyata tidak pergi salat."
DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
