Garis Nasib
Wita terpana, tidak jauh dari tempatnya menunggu angkot, ia melihat Rendi dan Wahyu, keduanya berseragam polisi. Belum lama rasanya mereka sekelas dengan Wita dan hampir setiap hari meminta contekan PR atau tugas, kemudian Wita diterima di jurusan farmasi sedangkan kedua anak itu mendaftar tes polisi. Sekarang Wita menatap keduanya yang sedang tertawa dengan hati kecewa, mereka sudah bergaji, sedang Wita masih perlu empat atau lima semester lagi untuk wisuda, kadang nasib memang selucu ini.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
