Ge er
Sudah dua hari ini kepala sekolah kami berganti, yang jadi masalah adalah orangnya, dia adalah cowok culun yang telah kutolak tapi tetap mengejar-ngejar saat aku kelas tiga SMP hingga kelas satu SMA. Siang itu dengan alasan menandatangani perangkat mengajar aku menemuinya di ruangannya, aku menekankan bahwa aku tidak ingin ada hal-hal tak menyenangkan dilakukannya padaku seperti saat remaja dulu. Dia tersenyum saat menjawab, "Menurutmu apa pantas prestasi dan nama baikku kukorbankan untuk sekedar nostalgia masa pubertas, aku tahun ini 52 dan kau 51, terasa lucu kalau kau membahas masa lalu di usia ini."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
