Kakek yang Batal
Saat belajar bersama di rumah Mala, aku melewati rumah berwarna abu-abu dengan pohon jambu, dan di bawah pohon jambu itu sering seorang kakek duduk bermain gitar dan menyanyi dengan suara menawan dan petikan gitar yang handal. Aku kemudian menanyakan pada Mala, siapa kakek itu, dan Mala menjawab itu kakek yang batal. "Dulu beliau melamar nenek, tapi ditolak, kalau mereka dulu menikah, tentu beliaulah kakekku."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
