Saya Akan Patuh
Dari awal masuk SMA saya sudah membujuk anak laki-laki semata wayangku untuk masuk kedokteran, karena kami kedua orang tuanya dokter, buku-buku dan peralatan kedokteran tentu sebaiknya ada yang mewarisi. Tetapi impiannya menjadi pengacara sudah dimulainya sejak kelas 7, banyak novel, film, kasus persidangan yang dikoleksinya untuk mewujudkan keinginannya itu. Akhirnya selesai ujian akhir SMA dia menemuiku di kamar, "Bu, baiklah, saya akan masuk kedokteran untuk patuh, setelah selesai, izinkan saya untuk masuk kuliah lagi di fakultas hukum."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
