La Kibo
Sepasang suami istri yang berumur 60-an memasuki puskesmas, istrinya membimbing suaminya yang terlihat lemah. Suaminya duduk, dan istrinya menuju loket pendaftaran. Karena sudah lama sekali tak berobat ke puskesmas dan kartunya tak bertemu maka saat ditanya apakah pernah berobat ke puskesmas itu maka ia menjawab saja tidak pernah.
Petugasnya seorang mahasiswa magang ia menanyakan siapa yang sakit. Perempuan itu menjawab cepat, "Laki mbo." Dalam bahasa Minang sebetulnya lebih lengkapnya Laki ambo, berarti suami saya. Tetapi petugas itu bukan orang Minang, itupun terdengar di telinganya La kibo. Maka di kartu rekam medis dan kartu berobat, ia menuliskan nama pasien La kibo.
Data dilengkapi dengan umur dan keluhan yang terasa, setelah lengkap maka ibu tersebut dipersilakan menunggu nama dipanggil di poli umum.
Suaminya menderita diare sejak tadi malam. Di rumah suaminya sudah bolak-balik ke toilet. Setelah mendaftar perempuan itupun menemani suaminya ke toilet puskesmas.
Tak lama petugas memanggil nama La Kibo, tapi tak ada pasien yang masuk, kemudian petugas memanggil pasien yang lain.
Sudah satu jam, pasien yang belakangan sudah selesai, perempuan itu jadi resah, karena suaminya terlihat makin lemas.
Akhirnya dia pergi ke ruangan periksa, menanyakan pada petugas mengapa suaminya belum juga dipanggil, sementara yang datang belakangan sudah selesai.
"Nama suami ibu siapa?"
"Zulkifli."
Petugas menggeleng, melihatkan nama pasien yang mendaftar, tak ada nama Zulkifli, umur 61 di sana.
Perempuan tua itu menjadi marah, terutama resah dengan keadaan suaminya. Maka dia kembali ke loket pendaftaran menanyakan mengapa petugas poli umum mengatakan nama suaminya tak ada di sana.
"Ibu namanya La Kibo kan? Sudah diantar kartunya ke poli umum Bu, sudah dari tadi."
"Bukan saya, yang sakit Pak Zulkifli, laki mbo."
"Yaitu Bu, La Kibo, sudah diantar kartunya Bu."
"Nama saya Rosna, yang sakit Zulkifli, La kibo itu siapa?"
Seorang petugas senior yang dipanggil kemudian menjadi paham lalu menyelesaikan masalah itu, ia menyusul ke poli umum mengganti nama di kartu rekam medis.
Pak Zulkifli kemudian segera masuk ruang periksa, dan dokter memutuskan untuk segera memberi infus dan akan menjalani rawat inap karena pak Zulkifli mengalami dehidrasi dan sangat lemah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
