Cita-cita
Seorang anak baru masuk kelasku, anak perempuan itu lebih tinggi dariku, rambutnya ikal sebahu, kata wali kelas dia pindahan dari Makasar. Bu Diah mendudukkannya di sampingku, karena memang aku yang duduk sendiri. Lima menit kami sebelahan, aku menanyakan cita-citanya sebagai anak kelas tujuh, dan dia menjawab, "Aku ingin menikah dengan bule"
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan