Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Hujan Pagi

Hujan Pagi

Bu Mita deg-degan setiap membayangkan akan jadi pembina upacara hari Senin pagi, karena belum pernah melakukan rasanya dia cemas. Senin pagi saat ia sampai di sekolah, langit semakin gelap, dan gerimis mulai jatuh, dan kemudian semakin lebat. Hujan membuat upacara dibatalkan, sehingga Bu Mita kemudian berkata, "Hujan memang anugerah."

188
DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post