Mamak
Mamak di Sumatera Barat adalah panggilan untuk saudara laki-laki ibu. Bisa untuk abang dari ibu atau adik ibu, atau pun sepupu ibu yang laki-laki. Kalau mamak seseorang itu banyak, maka ada tambahan di belakang kata mamak/mak yang menandakan ciri mamak tersebut.
Ada mak itam, mak uniang, mak utiah yang semuanya menunjuk ke pada warna kulit si mamak.
Untuk urutan kelahiran mamak dalam keluarga ada mak adang, mak angah atau mak uncu. Adang dari kata gadang yang artinya besar, angah dari kata tangah atau tengah dan uncu bisa ditebak di mana urutan kelahirannya.
Di Malaysia juga ada istilah mamak, yaitu panggilan untuk laki-laki india muslim.
Saya cari di internet, panggilan mamak di Malaysia berasal dari istilah Tamil untuk paman dari pihak ibu. Lho kok sama, apa orang Minang ada turunan Tamilnya?
Di Malaysia mamak-mamak itu umumnya berjualan nasi kandar atau hidangan yang aman untuk orang muslim, karena halal.
Saya sendiri tidak punya mamak, karena ibu saya anak tunggal. Cucu saya punya satu mamak, anak bungsu saya. Kami memanggilnya Mak Ondong, karena rambutnya gondrong. Sekarang rambutnya sudah pendek, tapi masih dipanggil Mak Ondong.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan