Sambutan Luar Biasa
Bila kita datang bertamu, kemudian tuan rumah menyambut dengan wajah tak senang, terlihat merasa terganggu, pasti kita merasa tak nyaman dan sesegera mungkin ingin mengakhiri kunjungan kita. Sebaliknya bila sambutan tuan rumah sangat menghormati, jauuh di atas yang kita bayangkan, maka yang terasa dalam hati adalah rasa tak menyangka, ada sedikit rasa malu juga, dan berpikir, "Sudahkah pantas kita menerima sambutan sehebat ini?"
Itulah yang kami rasakan saat mengadakan kunjungan dan studi tiru ke koperasi Angkasa di Kuala Lumpur. Kami sampai sekitar 8.30 dari pintu bus seorang laki-laki yang memperkenalkan diri sebagai Firdaus menyambut kami dan memandu kami memasuki gerbang koperasi tersebut.
Bangunannya besar berhalaman luas, dan Bapak Firdaus mengatakan di gedung itu bekerja 700 orang karyawan. Kami disilakan masuk ke ruang pertemuan yang telah ditata rapi, di atas meja disedikan botol air mineral, dan di masing-masing kursi ada tote bag yang diam-diam saya intip isinya, terlihat makanan dan minuman. Saya merasa tersanjung, begitupun teman-teman yang lain.
Yang luar biasanya, kami yang berjumlah 35 orang, disambut oleh presiden koperasi Angkasa yang merupakan koperasi terbesar di Malaysia. Bandingkan dengan kami yang merupakan koperasi pegawai sebuah SMA di sebuah kecamatan di Indonesia.
Kami semula membayangkan, seandainya pun kami diterima di koperasi tersebut, kami akan disambut oleh setingkat kepala seksi atau kepala bidang, bukan presidennya. Selama pertemuan itu berbagai pejabat mereka pada masing-masing bidang memaparkan dengan baik prestasi dan usaha yang mereka jalankan.
Mereka adalah pembina puluhan UMKM, memiliki usaha hotel, perkebunan sawit, perkebunan nanas dan lain-lain dengan laba trilyunan. Makin keder ga sih?
Setelah pertemuan kami diajak lagi melihat lorong waktu, semacam musium yang menampilkan foto dan keterangan pertumbuhan koperasi tersebut sejak tahun 1971. Di akhir pertemuan kami dijamu dengan makan siang yang lezat.
Kami bersyukur, Allah memudahkan segala urusan kami. Allah mengatur pertemuan kami dengan sekelompok orang baik, yang betul-betul mempraktikkan ajaran Islam dalam memuliakan tamu.
Kemudian sesama kami saat di bus lalu berkata sambil bercanda. "Saat ini presiden Prabowo sedang ada lawatan ke Malaysia, apa mungkin kita diterima dengan luar biasa ini karena dianggap bagian dari rombongan Pak Prabowo?"
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
