Kacang Panjang
Suatu ketika saat membeli kacang panjang, saya melihat penjualnya juga menjual bibit kacang panjang. Ia menjual kacang panjang yang sudah tua dan mengering, lima kacang panjang kering harganya seribu rupiah.
Dari satu kacang panjang saja saya mendapat sekitar sepuluh biji. Kemudian saya semai, berkecambah lalu saya tanam.
Beberapa waktu kemudian dia tumbuh dengan baik, berbunga lalu muncul buahnya. Kacang panjang tidak butuh perawatan khusus dan tidak butuh waktu lama hingga berbuah.
Dari lima batang yang saya tanam, baru muncul tujuh lembar buahnya. Yang subur dan merimbun malah daunnya.
Saya tanya di internet, bisakah daunnya disayur? Eh ternyata bisa, boleh dicampur dengan ikan juga, dimasak santan pedas.
Baiklah, biar saja buahnya tak banyak, daunnya yang rimbun akan saya eksekusi besok pagi untuk digulai dengan ikan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
