Hari yang Sibuk
Satu hari menjelang Idul Fitri adalah hari yang sibuk. Kami di rumah pada hari pertama lebaran, rencana jalan adalah pada hari ke dua.
Sesederhana apapun tentu ada persiapan menghadapi hari raya. Sesudah pulang dari masjid nenunaikan salat subuh, saya mempersiapkan pembuatan lontong. Di rumah kami dan umumnya di tetangga sekitar itu lebih umum membuat lontong sayur, bukan ketupat. Merebus lontong itu lama, makanya dimulai dari pagi. Sayurnya adalah gulai nangka campur rebung campur daging tetelan dengan kuah santan pedas. Di Sumbar kami menyebutnya gulai cubadak. Cubadak itu sama dengan gori kalau di Jawa.
Saya juga membuat randang daging sapi campur kacang putih, yang sudah dikenal dengan kacang randang. Proses marandang juga lama. Hanya itu hidangan yang saya buat, selebihnya adalah menu makan malam berupa ayam goreng, semur ayam dan tumis kangkung.
Selamat jalan Ramadan, kita berpisah saat matahari tenggelam nanti, semoga tahun depan kita berjumpa lagi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan